http://cozypan.com

Air Laut Meninggi, Pemukiman Warga di Jakarta Barat Tergenang

loading…

Salah satu rumah warga di Jakarta Barat terendam banjir. Foto/Yan Yusuf/KORAN SINDO

JAKARTA – Hujan deras yang melanda Jakarta beberapa hari terakhir dan tinggi debit air laut membuat sejumlah pemukiman warga di Jakarta Barat tergenang banjir. Kondisi ini membuat aktivitas warga sempat terganggu.

Beruntung genangan tak berlangsung lama. Hingga siang tadi, sejumlah kawasan yang tergenang mulai menyurut. Aktivitas kembali normal.

Pantauan KORAN SINDO, genangan ini tercatat di sejumlah titik kecamatan di antaranya, kawasan Green Garden, Kebon Jeruk. Pemukiman Rawa Buaya, Cengkareng. Dan RW 07 Pegadungan, Kalideres. Genangan di beberapa titik itu berkisar hingga 20 sentimeter hingga satu meter. Bahkan beberapa di antaranya masuk ke rumah warga.

Baca Juga:

Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, mereka kemudian disibukan mengevakuasi sejumlah barang berharga dari lokasi tergenang ke tempat yang lebih tinggi.

“Saya sampai izin dulu ke kantor tadi pagi mas,” ucap Yogi (29), warga RW 07 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (25/1/2018).

Rumah Yogi sendiri terendam setelah hujan deras melanda kawasan itu. Genangan setinggi pinggang orang dewasa sempat terjadi di rumahnya sejak subuh tadi. Ia kemudian mengangkut sejumlah benda berharga untuk dibawa ke rumah tetangga yang berlantai dua.

Lain halnya dengan di kawasan Green Garden, Kebon Jeruk. Hujan deras membuat aktivitas warga terganggu. Kemacetan kemudian terjadi di kawasan itu lantaran kendaraan memperlambat lajunya menghindari genangan.

Petugas kepolisian kemudian tampak sibuk mengatur lalu lintas. Sebelum akhirnya kemacetan di kawasan itu terurai.

“Genanganya cukup aneh. Karena sudah hampir dua tahun kawasan ini bebas banjir,” kata Yayat (39), pengendara yang melintas di kawasan ini.

Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Barat, Imron Syahrin mengakui genangan terjadi di sejumlah titik. Bahkan dirinya mencatat hanya Kecamatan Palmerah dan Kembangan saja yang tercatat tidak mengalami genang.

“Penyebabnya karena aliran air meninggi. Kali kali kemudian meluap dan menyebabkan banjir di beberapa titik,” ucap Imron.

Air Laut Meninggi, Pemukiman Warga di Jakarta Barat Tergenang

Kondisi kali, kata Imron, diperburuk dengan air laut yang meninggi. Sementara waduk tak lagi kosong. Karena itu di tambah dengan air hujan, pihaknya terpaksa menutup sejumlah pintu air agar air dari kali tak masuk ke pemukiman.

“Tapi sejak siang tadi genangan mulai menyurut,” ucapnya sembari mengatakan jam 14.00 WIB ada 80 persen genangan menyurut.

Selain karena hujan dan kiriman air dari Bogor. Imron melanjutkan, genangan yang terjadi di Taman Sari dan Tambora disebabkan karena sampah di tali-tali air. Kala itu kasur tersangkut di tali dan menyebabkan genangan setinggi semeter. “Setelah sampah diangkut, air kembali lancar,” tutup Imron.

(mhd)