http://cozypan.com

Bongkaran Traffic Decking, PT MRT Lakukan Rekayasa Lalin

loading…

Gerbong MRT. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – PT Mass Rapid Transit Jakarta (MRT) melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Dr Satrio dan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Pengalihan itu lantaran adanya pembongkaran Traffic Deckting area konstruksi pintu masuk sebelah timur Stasiun Bendungan Hilir yang terletak di depan Gedung Sampoerna Strategic.

“Kegiatan pembongkaran itu membutuhkan area kerja sehingga akan dilakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas mulai 10–16 Januari 2019,” kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhammad Kamaludin melalui keterangan tertulisnya, Kamis (10/1/2019).

Baca Juga:

Di lajur Jalan Jenderal Sudirman menuju Blok M, Jakarta Selatan, bakal ada pengurangan. Kata Kamaludin, tepatnya di depan Gedung Sampoerna Strategic Square sepanjang 100 meter, menjadi tiga lajur, dua lajur reguler dan satu lajur campuran Transjakarta dan reguler.

Dia mengimbau, bagi masyarakat yang hendak melewati Jalan Prof DR Satrio ke Jalan Jenderal Sudirman di samping Gedung Sampoerna Strategic agar mencari jalur alternatif. Karena, jalur itu akan ditutup untuk sementara waktu.

“Untuk sementara, masyarakat yang berkendara dari Jalan Dr Satrio menuju arah Blok M dapat menggunakan rute alternatif Jalan Masjid Hidayatullah atau Jalan Karet Sawah menuju jalan di samping Plaza Sentral,” kata Kamal.

Dia menambahkan, kegiatan ini dilakukan untuk menghadirkan MRT Jakarta yang merupakan terobosan baru bagi transportasi publik di Jakarta.

“Tidak hanya akan meningkatkan mobilitas, MRT Jakarta juga akan memberikan manfaat tambahan, seperti perbaikan kualitas udara dan menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan, seiring dengan adanya perubahan gaya hidup masyarakat Jabodetabek yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik,” tuturnya.

(mhd)