http://cozypan.com

DPRD Minta DKI Tak Setengah-setengah Menata PKL Tanah Abang

loading…

Gedung Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Foto/Dok/SINDOphoto

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta untuk tidak setengah-setengah dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasalnya, hingga saat ini PKL di wilayah tersebut masih tampak semrawut.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan, pembangunan jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge di Tanah Abang bukan solusi untuk menata PKL. Maka itu, kata dia, JPM itu tidak tepat untuk mengatasi permasalahan PKL di Pasar Tanah Abang.

“Ya harus ada pemerintah beresin, PKL itu harus ditempatkan di tempat yang baik. Harusnya beli kawasan Tanah Abang. Kita (DKI) punya uang. Bukan dengan skybridge, saya tidak setujukan. Akhirnya apa? Sekarang kekurangan tempat, kelebihan PKL. Larinya kemana? Ke bawah lagi,” kata pria yang biasa disapa Pras ini di Jakarta, Sabtu (26/1/2019).

Baca Juga:

Maka dari itu, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyarankan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membeli lahan baru di Tanah Abang untuk menampung PKL. Karena menurut dia, penataan yang setengah-setengah akan mengakibatkan gesekan antara PKL dan Satpol PP terjadi lagi.

“Harus semua diamankan, dibeli (Tanah Abang). Contohnya kayak SCBD (Sudirman Central Business District)-lah gitu. Skybridge ini bukan solusi bos. Solusinya itu bagaimana PKL bisa beres,” katanya. (Baca juga: Ricuh PKL Tanah Abang-Satpol PP, Seorang Pemulung Jadi Tersangka)

(mhd)