http://cozypan.com

Kasus DBD di Jakarta Naik 2 Kali Lipat, Anies: Ini Ancaman Serius

loading…

Anies meminta Dinas Kesehatan terus melakukan pengasapan di daerah-daerah yang berpotensi DBD. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok

JAKARTA – Penderita Demam Berdarah Dangue (DBD) di Jakarta ternyata sudah cukup tinggi. Selama Januari 2019 saja sudah terdapay 370 kasus atau naik hampir 2 kali lipat.

Melihat angka ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai serangan DBD sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) dan perlu mendapat perhatian khusus.

“Tahun 2017 di bulan Januari ada 665 kasus dan ada satu yang meninggal. Tahun 2018 ada 198 kasus dan per hari ini di Jakarta sudah ada 370 kasus. Jadi DBD ini menjadi sebuah ancaman serius,” ujar Anies, Rabu (23/1/2019).

Baca Juga:

Anies meminta kasus DBD menjadi perhatian seluruh jajaran Pemprov DKI, khususnya Dinas Kesehatan. Anies meminta Dinas Kesehatan terus melakukan pengasapan di daerah-daerah yang berpotensi DBD.

Anies juga memerintahkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) DKI lebih intens mendatangi permukiman warga agar terbebas DBD.

“Ini warning dan sudah sejak beberapa hari lalu. Lakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, karena Kemenkes pun menemukan indikasi mungkin akan ada peningkatan jumlah kasus DBD,” tandasnya.

Anies juga mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan lingkungan tempat tinggal dan aktif mencegah penyebaran DBD.

“Kami minta seluruh warga mengecek di rumah masing-masing. Apabila ada genangan pastikan itu dibersihkan. Jadi masih harus kita bersihkan,” pungkasnya.

(thm)