http://cozypan.com

Lambat Penuhi Taget RTH, DKI Harus Punya Strategi Baru

loading…

Taman Waduk Pluit Jakarta Utara kondisinya kini lebih baik setelah Pemprov DKI melakukan penataan beberapa tahun lalu. Foto: dok/SINDOphoto

JAKARTA – Pemprov DKI akan menambah ruang terbuka hijau (RTH) tahun ini sebanyak 30 hektare di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Selain menambah jumlah RTH, DKI juga akan memperbaiki lima taman yang sudah ada.

Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Joga mengapresiasi langkah yang dilakukan dinas kehutanan, pertamanan dan pemakaman, meski masih jauh dari target ideal. Kemampuan Pemprov DKI menambah RTH rata-rata memang berkisar 25-50 hektare pertahun.

Baca Juga:

“Idealnya DKI menambah luas RTH 250 hektare tahun untuk mengejar target RTH dari luas skg 9,98 {d8fec6297a4cfe7f92d0a3b7b5ff8deafe35a908531dc6f9198f667afc4e870b} (2018) menjadi 30{d8fec6297a4cfe7f92d0a3b7b5ff8deafe35a908531dc6f9198f667afc4e870b} (2030, sesuai RTRW DKI 2030),” katanya ketika dihubungi, Senin (7/1/2019).

Strategi percepatan penambahan luas RTH, Nirwono menuturkan yaitu dengan pembangunan jalur hijau jalan, bantaran kali, bantaran rel kereta api, bawah stasiun, kolong jalan layang. Revitalisasi 109 situ danau embung waduk yang ditata menjadi taman seperti Taman Waduk Pluit dan Taman Waduk Ria Rio.

Pengembangan Tempat Pemakaman Umum (TPU) baru; Revitalisasi kawasan pantai utara jakarta menjadi Hutan Mangrove dan Taman Pantai sekaligus benteng alami terhadap abrasi pantai dan meredam tsunami;

“Pembelian lahan untuk penambahan RTH menjadi pilihan terakhir agar dana dapat dihemat. Perbaikan taman yang sudah ada tetap diperlukan supaya menjadi lebih cantik dan indah agar semakin banyak warga datang ke taman, tetapi harus diingat hal tersebut tidak bisa dihitung sebagai penambahan luas RTH,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga menuturkan, Pemprov DKI tidak pernah serius mengurus RTH.

Jangankan menambah, taman yang ada saja tidak dipelihara. Khususnya taman vertikal di jalan-jalan.Padahal, setiap penyusunan anggaran, pemeliharaan dan penambahan selalu diusulkan. “Sejak 2013, RTH DKI masih 9,8 persen,” ujarnya.

(ysw)