http://cozypan.com

Pasar Jaya Bakal Lakukan Pengawasan Bahan Pangan di Pasar Tradisional

loading…

JAKARTA – PD Pasar Jaya bakal melakukan pengawasan bahan pangan dan produk yang dijual di Pasar Tradisional, seperti di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ini dilakukan untuk merealisasikan gerakan #2019PasarBersihSehat.

Dirut PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, guna merealisasikan Pasar Bersih Sehat, salah satu yang dilakukannya dengan melakukan pengawasan dari segi bahan pangan dan produk yang dijual para pedagang di pasar tradisional, salah satunya di Pasar Santa. Maka itu, pihaknya menggandeng Pemkot Jakarta Selatan untuk turut mengawasi agar tagline Pasar Bersih Sehat bisa terwujud.

“Kita ingin pasar tradisional itu punya identik yang sama, identitas yang sama bersih dan memastikan juga sehat. Sehat juga kategorinya banyak, kita juga minta para pedagang untuk tak lagi menggunakan, misalkan bahan berbahaya untuk makanan, menjaga keamanan makannya juga,” kata Arief di Pasar Santa, Kebayoran Baru,, Jaksel, Selasa (29/1/2019).

Baca Juga:

Dia menerangkan, pihaknya pun sejatinya sudah memiliki program yang dicanangkan tentang pengawasan bahan pangan dan produk itu di setiap pasar tradisional, tak terkecuali di Pasar Santa. Adapun saat ini pun sudah berjalan, yang mana petugasnya bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk BPOM berkeliling melakukan pendataan dan pengecekan pada bahan pangan serta produk yang dijual pedagang.

“Jadi kita bahasanya itu jemput bola, kita keliling dan melakukan pemeriksaan menggunakan alat seperti tester yah untuk mendeteksi ini ada zat berbahaya atau tidak. Alatnya sudah ada dan sudah kita siapkan,” tuturnya.

Program itu, juga mendukung kegiatan pihak BPOM juga Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian yang mana selalu melakukan pengecekan bahan pangan serta produk di pasar-pasar. Dengan begitu, bahan pangan dan produk yang dijual di pasar tradisional pun terjamin.

“Apalagi, euforia pasar tradisional semakin bagus tahun demi tahunnya, artinya pengunjungnya cukup banyak dan yang belanja pun bukan hanya menengah ke bawah, tapi juga menengah ke atas,” ujarnya.(Baca: PD Pasar Jaya Launching Tagline #2019PasarBersihSehat)

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mendukung adanya pengawasan pangan di pasar tradisional, salah satunya di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia pun menginstruksikan jajaran, khususnya Sudin Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan untuk melakukan pengecekan bahan makanan setiap hari.

“Terkait sehat, tadi Pak Dirut (Pasar Jaya) katakan itu penting dari makanan yang terkontaminasi dari zat yang tak aman gitu yah. Saya mungkin secara khusus meminta pada teman-teman yang terkait ini untuk bisa difasilitasi Perumda Pasar Jaya,” paparnya.

Dia juga meminta agar Perumda Pasar Jaya dapat memberikan sebuah kios untuk dijadikan laboratorium pengujian bahan makanan. Sehingga, seluruh bahan makanan yang dijual pedagang dapat melalui diperiksa pihaknya sebelum dijual.

“Pak Dirut, saya minta diberikan ada satu kios atau tempat yang bisa ditempatkan di situ semacam lab, setiap hari beroperasi. Jadi pagi-pagi misalnya, kalau ada lab beroperasi semua makanan, semua barang dagangan yang biasanya dicurigai kurang aman, bisa dicek bahwa bahan itu aman,” katanya.

Selain bahan pangan, tambahnya, produk yang awet juga perlu mendapatkan perlindungan sehingga di setiap Pasar Jaya atau setiap pasar tertentu perlu disiapkan semacam lab, dengan berkoordinasi bersama BPOM. Jajaran Pemkot Jakarta Selatan pun siap membantu pengawasan itu dengan baik.

(whb)