http://cozypan.com

Relokasi GT Cikunir II, Jalan Cikunir Ditutup Selama Tiga Pekan

loading…

Petugas Dishub Kota Bekasi melakukan penutupan ruas Jalan Cikunir Raya terkait pengerjaan relokasi GT Cikunir II.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai Rabu (30/1/2019) ini menutup ruas Jalan Raya Cikunir selama tiga pekan ke depan. Penutupan itu imbas relokasi gerbang tol sekaligus penambahan jalur kendaraan di Gerbang Tol (GT) Cikunir II ruas tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

“Ruas jalan ini terpaksa ditutup dari 30 Januari sampai 21 Februari 2019,” ungkap Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan pada Rabu siang. Menurutnya, penutupan yang dimulai dari pukul 07.00-18.00 WIB ini bertujuan demi kelancaran pekerjaan pembangunan GT Cikunir II.

Johan menjelaskan, penutupan itu terpaksa dilakukan, karena keperluan pembuatan gerbang tol tambahan tersebut, ada sesi pemasangan sheet pile. Sebab, posisi gerbang butuh lahan pelebaran yang paralel dengan badan jalan, sehingga arus lalu lintas terpaksa dialihkan.

Baca Juga:

Kemudian rekayasa ini diberlakukan untuk kendaraan roda empat maupun lebih. Sementara kendaran roda dua dan warga yang tinggal di sepanjang Jalan Cikunir Raya serta civitas Universitas Gunadarma diperkenankan untuk melintasi jalan ini.

“Sebenarnya mereka bisa saja langsung menutup Jalan Cikunir Raya karena merupakan lahan milik kementerian. Namun kami apresiasi koordinasi yang sudah dijalin, sehingga kami bisa mempersiapkan rekayasa untuk keperluan masyarakat yang biasa melintas di Jalan Cikunir Raya,” tegasnya..

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dedet Kusmayadi menambahkan, relokasi GT Cikunir II dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang datang dari arah tol Jakarta-Cikampek menuju arah selatan seperti Jatiwarna, Jatiasih, Taman Mini, Pasar Minggu, Cilandak, Pondok Indah dan sebagainya.

Sebab, kata dia, lintasan setelah GT Cikunir II menuju arah selatan hanya memiliki lebar enam meter atau 1,5 lajur. Kondisi ini berbeda dengan lintasan dari GT Cikunir II menuju arah utara seperti ke Cakung, Cilincing, Marunda hingga Tanjung Priok yang memiliki lebar jalan sekitar 12 meter atau dua lajur.

Padahal, arus kendaraan yang datang dari tol Jakarta-Cikampek menuju selatan tol JORR sangat tinggi. Deded menuturkan, pekerjaan proyek dilakukan tepat di persimpangan Jalan Raya Cikunir dekat SPBU. Namun demi kelancaran, proyek akan menutup jalan sepanjang 150 meter ke arah Galaxy.

Rekayasa yang dilakukan ada dua. Di antaranya, kendaraan yang datang dari Jatibening menuju Kalimalang atau Galaxy bisa melintasi Jalan Cempaka Raya- Simpang SPBU-Jalan Cikunir arah Jatiasih-Jalan Jakarta Perum Mas Naga-Jalan Bintang Raya-Jalan Taman Galaxy dan Kalimalang.

Kemudian kendaraan yang datang dari Kalimalang/Galaxy menuju Jatibening bisa melintasi arah sebaliknya yakni Jalan Taman Galaxy-Jalan Bintang Raya- Jalan Jakarta Perum Mas Naga-Jalan Cikunir Raya-Simpang SPBU dan Jalan Cempaka Raya.

(whb)