http://cozypan.com

Ruang Sekolah Dijadikan Gudang Narkoba, Disdik DKI: Itu Ranah Swasta

loading…

Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono saat jumpa pers terkait penemuan narkoba di sala satu sekolah, Selasa (15/1/2019) lalu. Foto: KORAN SINDO/Yan Yusuf

JAKARTA – Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto angkat bicara terkait penemuan sabu-sabu di salah satu ruangan sekolah swasta di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Bowo mengaku sudah mendapatkan laporan terkait penemuan itu.

Menurut dia, masalah ini murni sepenuhnya tanggung jawab yayasan pengelola sekolah swasta itu. Apalagi diketahui terjadi dualisme kepengurusan di yayasan sekolah tersebut. (Baca juga: Sekolah di Kembangan Dijadikan Gudang Penyimpanan Narkoba)

“Yang mengatur terkait dengan penyelenggaran sekolah itukan ada di yayasan sepenuhnya. Kalau kami (Disdik) memang membina dari aspek akademi, tetapi itu terkait masalah orang yang tinggal di situ segala macam. Kalau sekolah swasta kan sepenuhnya (ranah) di sekolah swasta,” kata Bowo kepada wartawan, Jumat (18/1/2019).

Baca Juga:

Ia menegaskan, sekolah swasta memiliki aturan dan kebijakan sendiri, sehingga pemerintah tidak bisa banyak intervensi. (Baca juga: Penjelasan Yayasan Al Kamal Jakarta Terkait Temuan Narkoba di Sekolah)

“Kalau di sekolah negeri misalnya ada rumah dinas, itukan terdaftar secara jelas. Kalau di sekolah swasta mereka sepenuhnya, ada di yayasan. Di luar kasus ini kalau yayasan keluarga kan kita enggak bisa juga (mencampuri),” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polsek Kembangan, polisi menciduk tiga orang berinisial AJ (29), DL (29), dan CP (30) setelah terbukti memanfaatkan ruangan di laboratorium sekolah swasta sebagai lokasi penyimpanan sabu. Dari tempat itu polisi menemukan 355,56 gram sabu dan 7.910 obat golongan IV.

(thm)